UMR Tangerang

UMR Tangerang

Diposting pada

Daftar Isi:

UMR Kota Tangerang –¬†Tangerang masuk ke dalam daftar daerah yang memiliki nilai UMK tertinggi di Indonesia. Besaran UMR Tangerang hampir sama dengan Kota Surabaya pada tahun 2021 ini. Menjadi pusat perekonomian, menjadikan Tangerang, membuat masyarakat tertarik untuk tinggal di sana.

Ada yang menarik dari Tangerang, yaitu perubahan di bidang ekonominya dinilai paling cepat dibandingkan daerah lain di Indonesia. Yang paling kentara adalah perdagangan, properti, dan layanan. Selain itu, pusat usaha dan perbelanjaan dengan kualitas Internasional ada di sini. Menarik bukan?

UMR/UMK Tangerang

Di masa pandemi saat ini pemerintah Provinsi Banten berkomitmen untuk tetap menaikkan upah minimum. Walaupun bukan menjadi rahasia lagi, perekonomian secara global sedang tidak baik-baik saja. Pada tahun 2021, Upah minimum Tangerang sebesar Rp 4.262.015,37. Angka ini naik dibandingkan tahun sebelumnya yaitu Rp 4.119.024,92.

Bukan tanpa alasan pemerintah Tangerang menaikkan upah. Sebab, pemerintah punya tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan tenaga kerja dan juga sebagai misi untuk melancarkan perekonomian di tengah pandemi Covid-19. Kenaikan upah ini mengikuti Peraturan Pemerintah no. 78 tahun 2015 tentang pengupahan yang diisyaratkan oleh pemerintah.

Pada tahun 2020 juga terjadi kenaikan upah minimum. Pada tahun 2019, besaran UMK Tangerang Selatan 2019 sebesar Rp 3.869.717. Lalu naik menjadi Rp 4.114.029,92 pada tahun 2020. Kenaikannya mencapai 8,51% meskipun saat itu pandemi baru saja muncul dan mengacaukan perekonomian bangsa.

Demi menyelamatkan perekonomian di Tangerang, pemerintah meningkatkan aktivitas ekonomi terutama di bidang jasa. Kemudian pendayaan Usaha Mikro, Kecil Menengah & Koperasi (UMKMK). Melalui misi ini, diharapkan dapat membangkitkan perekonomian yang seret.

UMR Kota Tangerang selalu mengalami kenaikan dari tahun ke tahun. Dengan demikian semakin menjadi daya tarik masyarakat yang ingin tinggal di sini. Mengingat, Tangerang juga termasuk daerah yang banyak dibidik untuk kawula muda. Data kenaikan upah tersebut bisa dilihat pada rincian berikut.

Baca juga: UMR Kabupaten Sukabumi

Gaji Tangerang dari tahun ke tahun:

  • Tahun 2008 Rp 958.782
  • Tahun 2009 Rp 1.064.500
  • Tahun 2010 Rp 1.118.009
  • Tahun 2011 Rp 1.290.000
  • Tahun 2012 Rp 1.527.000
  • Tahun 2013 Rp 2.203.000
  • Tahun 2014 Rp 2.444.301
  • Tahun 2015 Rp 2.730.000
  • Tahun 2016 Rp 3.043.950
  • Tahun 2017 Rp 3.295.075
  • Tahun 2018 Rp 3.582.016
  • UMR Tangerang 2019 Rp 3.869.717
  • UMR Tangerang 2020 Rp 4.119.029
  • UMR Tangerang 2021 Rp 4.230.792

Jika melihat rincian data di atas, kenaikan UMR tertinggi tercatat pada tahun 2013 yang mencapai 650 ribu, dari yang sebelumnya hanya 1,5 juta menjadi 2,2 juta. Namun, sejak tahun 2008 hingga tahun 2021 ini, tidak pernah tercatat adanya upah yang tetap alias tidak naik. Artinya, perekonomian di Tangerang cukup stabil dan menjanjikan.

Besaran gaji yang sudah ditetapkan di atas berlaku untuk jam kerja hingga 40 jam/minggu. Sedangkan jam kerja yang melebihi batas 40 jam per minggu, perusahaan wajib memberikan upah lebih atau yang biasa disebut dengan uang lembur.

Adanya ketentuan UMR ini bertujuan untuk mengapresiasi kinerja karyawan yang sudah membantu memajukan perusahaan dengan skill yang mereka miliki. Kemudian, penetapan UMR juga bertujuan untuk memberikan upah yang layak bagi karyawan agar tidak ada praktik pemberian upah yang jauh dari yang seharusnya.

Tentu saja ini tantangan yang besar bagi perusahaan di tengah pandemi. Sebab, penjualan pasti mengalami penurunan akan tetapi harus membayar upah minimum yang sudah ditetapkan. Namun, pemerintah sudah mempertimbangkan berbagai aspek secara makro dan demi kebaikan bersama.

Lalu, bagaimana dengan daerah di sekitar Tangerang ? Apakah upah minimumnya lebih kecil atau justru lebih besar ? Berikut rincian lengkapnya.

Berdasarkan data di tahun 2020, besaran upah minimum di Tangerang dan sekitarnya:

  • Serang Rp 4.152.887
  • Kota Cilegon Rp 4.246.081
  • UMR Tangerang Selatan Rp 4.168.268
  • Pandeglang Rp 2.758.909
  • Lebak Rp 2.710.654
  • Kota Serang Rp 3.773.940
  • Tangerang Kabupaten Rp 4.168.268
  • UMK Tangerang 2020 Rp 4.119.029

Jika melihat data di atas, upah paling tinggi diduduki oleh Kota Cilegon sebesar Rp 4.246.081,42. Kemudian disusul Serang, lalu Kota Tangerang. Sedangkan upah minimum yang paling kecil adalah Pandeglang sebesar Rp 2.758.909 dan Lebak sebesar Rp 2.710.654.

Selain UMR, ada juga UMP atau Upah Minimum Provinsi. Besaran UMP biasanya lebih kecil dibandingkan dengan UMR/UMK. Karena UMP adalah nilai rata-rata dari keseluruhan UMR/UMK yang ada di suatu provinsi. Sedangkan UMK besarannya juga berbeda-beda antar daerah meskipun masih dalam satu provinsi. Ini karena kebutuhan hidup dan perekonomian di suatu daerah tidak bisa disamakan. Sehingga perhitungannya pun berbeda.

Sedikit tips mengelola keuangan di tengah pandemi.

  • Siapkan pos-pos dana seperti belanja bulanan, tagihan, dana darurat, dan dana penting lainnya.
  • Lebih bijak menggunakan uang untuk hal-hal yang mendesak dan dibutuhkan, alih-alih ingin belanja sesuatu yang kurang penting.
  • Berhemat dalam hal apapun karena kita tidak pernah tahu kapan pandemi berakhir dan kapan perekonomian bangsa akan pulih seperti sedia kala.

Demikian informasi penting mengenai UMR di Tangerang dan sekitarnya. Pergunakan data di atas untuk bahan pertimbangan agar tidak salah dalam menentukan pilihan. Bagaimana, apa anda tertarik untuk tinggal dan bekerja di Tangerang ?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *