UMR Jogja

UMR Jogja

Diposting pada

Gaji UMR Jogja – UMR Jogja termasuk salah satu UMR yang dinaikkan pada tahun 2021 ini. Mengingat, masa pandemi ini tidak semua wilayah yang ada di Indonesia mengalami kenaikan UMR. Namun, Jogja justru mengalami kenaikan UMP 3,54% berdasarkan informasi yang ada di laman jogjaprov.go.id. peningkatan UMR ini didasarkan pada kondisi ekonomi di wilayah tersebut.

Berdasarkan pertimbangan di atas, seluruh kabupaten dan kota yang ada di Yogyakarta mengalami kenaikan minimum upah. Keputusan tersebut tercantum di Surat Keputusan atau SK Gubernur No. 340/KEP/2020 pada 18 November 2020. Keputusan ini ditetapkan bersama Dewan Pengupahan dan Apindo.

Lantas, pertanyaan selanjutnya adalah berapa besaran kenaikan upah minimum di DIY?

UMR Jogja 2020 & 2021

Jika UMP DIY mengalami kenaikan 3,54% dari tahun sebelumnya, maka masing-masing wilayah Kabupaten dan Kota di DIY juga mengalami kenaikan yang signifikan. Akan tetapi besarannya tidak sama antar satu daerah dengan lainnya karena tergantung pada biaya hidup di wilayah tersebut.

Berikut rincian UMR Jogja 2021.

No.Kabupaten/KotaPersentase KenaikanUMK Jogja
1Kota Yogyakarta3.27 %Rp 2.069.530
2Kabupaten Sleman3.11 %Rp 1.903.500
3Kabupaten Bantul2.90 %Rp 1.842.460
4Kabupaten Kulonprogo3.11 %Rp 1.805.000
5Kabupaten Gunungkidul3.81 %Rp 1.770.000

Kenaikan upah di atas jika dibandingkan dengan UMR Jogja 2020 adalah sebagai berikut.

No.Kabupaten/Kota20212020
1Kota YogyakartaRp 2.069.530Rp 2.004.000
2Kabupaten SlemanRp 1.903.500Rp 1.846.000
3Kabupaten BantulRp 1.842.460Rp 1.790.500
4Kabupaten KulonprogoRp 1.805.000Rp 1.750.500
5Kabupaten GunungkidulRp 1.770.000Rp 1.705.000

Baca juga: UMR Tangerang

Kenaikan upah minimum yang diberlakukan di DIY ini sudah berlaku sejak Januari 2021 yang lalu. Tentu saja, dengan adanya peningkatan UMP dan UMK yang ada di DIY diharapkan dapat mendorong daya beli masyarakat dan memperlancar roda perekonomian.

Perlu anda tahu, bahwa penetapan Gaji UMR Jogja tidak serta merta keputusan mutlak dari pemerintah saja. Akan tetapi juga berdasarkan usulan dari serikat buruh dan pengusaha yang tergabung ke dalam dewan pengupahan. Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi DIY, Aria Nugrahadi. Sehingga, keputusan ini adalah keputusan terbaik untuk bersama.

Persentase kenaikan UMR Jogja di Gunungkidul menjadi yang paling besar dibandingkan daerah lainnya, yaitu 3.81 %. Ini dikarenakan di dalam regulasi, UMK harus lebih besar jika dibandingkan dengan UMP. Karena jika UMK Jogja disamakan dengan daerah lain yang persentasenya lebih kecil, maka besaran UMK-nya tidak lebih besar dari UMP. Maka dari itu persentasenya dibuat lebih besar.

Kendati persentase kenaikan yang lebih besar, UMK Gunungkidul masih yang paling kecil dibandingkan Kota Yogyakarta, Sleman, Bantul, dan Kulonprogo.

Sebelumnya, pemerintah melalui Kemnaker menegaskan bahwa tidak ada kenaikan UMP di seluruh wilayah Indonesia, termasuk Kabupaten/Kota. Namun, pada prakteknya di lapangan berbeda. Berikut UMP 34 Provinsi di Indonesia jika tidak mengalami kenaikan.

Penyesuaian praktik di lapangan disesuaikan pada wilayah masing-masing yang terdampak Covid-19. Pada akhirnya, ada yang menaikkan upah minimum dan ada pula yang tidak. Berikut update data UMP di lapangan setelah melakukan penyesuaian.

Meskipun telah dilakukan penyesuaian, tidak semua provinsi di Indonesia mengalami kenaikan UMP. Karena memang disesuaikan dengan kondisi perekonomian di wilayah masing-masing.

Baca juga: UMR Sukabumi

Nah, itu dia informasi terbaru mengenai gaji UMR di Jogja. Anda tertarik untuk bekerja di sana?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *