UMR Jakarta

UMR Jakarta

Diposting pada

Gaji UMR Jakarta – Apa sih pentingnya mengetahui UMR Jakarta? Tentu saja data ini sangat penting terutama untuk Anda yang akan bekerja di suatu perusahaan. UMR ini bisa Anda jadikan acuan apakah upah yang diberikan oleh perusahaan sesuai dengan aturan yang berlaku ataukah tidak.

Selain itu, penetapan UMR diperuntukkan agar tidak adanya eksploitasi kerja dengan memberikan upah yang sebanding. Walaupun pada kenyataannya, tidak semua karyawan digaji sebesar UMR, mengingat level pekerjaan dan juga level bisnis yang berbeda-beda. Sehingga kemampuan untuk memberikan upah terhadap karyawan pun berbeda-beda.

Gaji UMR Jakarta Terbaru

Siapa yang tidak tergiur hidup di Ibu Kota Jakarta yang menawarkan upah tinggi dibandingkan dengan daerah-daerah lainnya. Apalagi, tren UMR di Jakarta selalu mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Tetapi benarkah Jakarta memiliki upah minimum paling tinggi?

Faktanya, Jakarta bukanlah daerah yang memiliki UMR tertinggi, melainkan Karawang yang menempati urutan pertama dan Bekasi di urutan kedua. Peringkat satu dan dua ini terus-menerus dipegang oleh Karawang dan Bekasi.

Istilah UMR saat ini sudah tidak dipergunakan lagi melainkan diganti dengan UMK (Upah Minimum Kota) dan UMP (Upah Minimum Provinsi). Secara garis besar, besaran UMK lebih tinggi jika dibandingkan dengan UMP. Karena UMP mencakup seluruh kota dan kabupaten yang ada pada provinsi tersebut.

UMR Di Jakarta Utara

Penetapan UMR Jakarta Utara mempertimbangkan banyak aspek, salah satunya adalah kesesuaian dengan kebutuhan hidup. Maka dari itu, UMR di tiap daerah tidaklah sama karena kebutuhan hidup yang berbeda-beda. Contohnya saja, daerah pelosok dengan pusat kota.

Jakarta Utara sendiri terdiri dari 6 Kecamatan dan 31 kelurahan, yaitu:

  • Cilincing (Cilincing, Kalibaru, Marunda, Rorotan, Semper Barat, Semper Timur, Sukapura)
  • Kelapa Gading (Kelapa Gading Barat, Kelapa Gading Timur, Pegangsaan Dua)
  • Koja (Koja, Lagoa, Rawa Badak Selatan, Rawa Badak Utara, Tugu Selatan, Tugu Utara)
  • Pademangan (Ancol, Pademangan Barat, Pademangan Timur)
  • Penjaringan (Kamar Muara, Kapuk Muara, Pejagalan, Penjaringan, Pluit), dan
  • Tanjung Priok (Sunter Agung, Sunter Jaya, Tanjung Priok, Kebon Bawang, Papanggo, Sungai Bambu, Warakas).

Secara lokasi, Jakarta Utara berdekatan dengan Bekasi. Kendati demikian, UMP Jakarta Utara tidaklah sama dengan Bekasi. Pada tahun 2021, UMP Jakarta sebesar Rp 4.416.816. Sedangkan Bekasi unggul dengan Rp 4.782.935,64.

Baca juga: UMR Banyuwangi

UMR Jakarta Timur

Berdasarkan Undang-Undang Ketenagakerjaan pasal 94 No. 13 tahun 2003, UMR harus berupa pendapatan pokok dan tunjangan tetap. Di mana, besaran gajinya adalah minimal 75% dari jumlah UMR. Lalu bagaimana dengan tunjangan tidak tetap? Berdasarkan Undang-Undang Ketenagakerjaan, tunjangan tidak tetap tidak termasuk ke dalam komponen standar UMR.

Sama halnya dengan Jakarta Utara, besaran upah karyawan untuk tahun 2021 adalah sama. Wilayah yang tergabung di Jakarta Timur ada 10 Kecamatan dengan 65 Kelurahan, yaitu:

  • Kecamatan Cakung (Cakung Barat, Cakung Timur, Jatinegara, Penggilingan, Pulo Gebang, Rawa Terate, Ujung Menteng)
  • Cipayung (Cipayung, Lubang Buaya, Munjul, Pondok Ranggon, Bambu Apus, Ceger, Cilangkap, Setu)
  • Ciracas (Cibubur, Ciracas, Kelapa Dua Wetan, Rambutan, Susukan)
  • Duren Sawit (Duren Sawit, Klender, Malaka Jaya, Malaka Sari, Pondok Bambu, Pondok Kelapa, Malaka Jaya, Malaka Sari, Pondok Bambu, Pondok Kopi)
  • Jatinegara (Cipinang Besar Utara, Cipinang Cempedak, Cipinang Muara, Kampung Melayu, Bali Mester, Bidara Cina, Cipinang Besar Selatan, Rawa Bunga)
  • Kramat Jati (Balekambang, Cililitan, Dukuh, Kramat Jati, Batu Ampar, Cawang, Tengah)
  • Makasar (Halim Perdana Kusuma, Kebon Pala, Makasar, Cipinang Melayu, Pinang Ranti)
  • Matraman (Pisangan Baru, Utan Kayu Selatan, Kayu Manis, Kebon Manggis, Pal Meriam, Utan Kayu Utara)
  • Pasar Rebo (Baru, Cijantung, Gedong, Kalisari, Pekayon), dan yang terakhir
  • Pulo Gadung (Cipinang, Jati, Jatinegara Kaum, Kayu Putih, Pisangan Timur, Pulo Gadung, Rawamangun).

UMR Jakarta Pusat

Jakarta Pusat merupakan pusat administrasi terkecil di Jakarta. Jakarta Pusat terdiri dari 8 Kecamatan dan 44 Kelurahan meliputi:

  • Kecamatan Cempaka Putih (Cempaka Putih Barat, Cempaka Putih Timur, Rawasari)
  • Gambir (Cideng, Duri Pulo, Gambir, Kebon Kelapa, Petojo Selatan, Petojo Utara)
  • Johar Baru (Galur, Johar Baru, Kampung Rawa, Tanah Tinggi)
  • Kemayoran (Cempaka Baru, Gunung Sahari Selatan, Harapan Mulya, Kebon Kosong, Kemayoran, Serdang, Sumur Batu, Utan Panjang)
  • Menteng (Cikini, Gondangdia, Kebon Sirih, Menteng, Pegangsaan)
  • Sawah Besar (Gunung Sahari Utara, Karang Anyar, Kartini, Mangga Dua Selatan, Pasar Baru)
  • Senen (Bungur, Kenari, Kramat, Kwitang, Paseban, Senen), dan
  • Tanah Abang (Bendungan Hilir, Gelora, Kebon Kacang, Kebon Melati, Kampung Bali, Karet Tengsin, Petamburan).

UMR Jakarta Barat

Namanya saja upah minimum, maka sudah seharusnya besaran upah tidak boleh berada di bawah upah minimum yang sudah ditetapkan. Lalu bagaimana jika Anda bekerja di perusahaan yang tidak mematuhi aturan UMR di Jakarta? Tentu saja Anda bisa mengambil langkah hukum sebagai solusinya.

Praktik-praktik pekerja yang dibayar tidak layak faktanya masih saja terjadi. Namun, tidak banyak yang memperkarakannya ke jalur hukum karena satu atau hal lain. Padahal, karyawan juga memiliki hak untuk mendapatkan upah minimum sesuai dengan peraturan yang ditetapkan. Harapannya, tidak ada lagi perusahaan-perusahaan yang berlaku curang dan merugikan karyawan.

Wilayah mana saja yang termasuk ke dalam UMP Jakarta Barat? Jakarta Barat terdiri dari 8 Kecamatan dan 56 Kelurahan dengan jumlah penduduk 2.486.074 (tahun 2018), yaitu:

  • Kecamatan Cengkareng (Cengkareng Barat, Cengkareng Timur, Duri Kosambi, Kapuk, Kedaung Kali Angke, Rawa Buaya)
  • Grogol Petamburan (Grogol, Jelambar Baru, Jelambar, Tanjung Dureng Selatan, Tanjung Dureng Utara, Tomang, Wijaya Kusuma)
  • Taman Sari (Glodok, Keagungan, Krukut, Mangga Besar, Maphar, Pinangsia, Taman Sari, Tangki)
  • Tambora (Angke, Duri Selatan, Duri Utara, Jembatan Besi, Jembatan Lima, Kali Anyar, Krendang, Pekojan, Roa Malaka, Tambora, Tanah Sereal)
  • Kebon Jeruk (Duri Kelapa, Kebon Jeruk, Kedoya Selatan, Kedoya Utara, Kelapa Dua, Sukabumi Selatan, Sukabumi Utara)
  • Kalideres (Kalideres. Kamal, Pegadungan, Semanan, Tegal Alur)
  • Palmerah (Kota Bambu Utara, Palmerah, Slipi, Jatipulo, Kemanggisan, Kota Bambu Selatan), dan
  • Kembangan Meruya Selatan, Meruya Utara, Srengseng, (Joglo, Kembangan Selatan, Kembangan Utara).

UMR Jakarta Selatan

Baik UMP ataupun UMK yang menggantikan UMR Jakarta Selatan, terdapat perbedaan dari segi lamanya peninjauan keputusan. Keputusan UMP ditetapkan paling lama 60 hari, sedangkan UMK lebih cepat yaitu 40 hari. Namun, keduanya sama-sama ditetapkan setiap satu tahun sekali.

Besaran upah di Jakarta Selatan tentu saja sangat bervariatif. Karena memang setiap perusahaan menentukan upah yang berbeda-beda. Akan tetapi tetap memiliki panduan utama sesuai dengan aturan undang-undang ketenagakerjaan. Jika Anda ingin bekerja di daerah ini, sangat penting untuk melakukan analisa dan perbandingan terlebih dahulu mana perusahaan yang bisa memberikan upah yang layak untuk Anda. Mengingat, biaya hidup di Jakarta tidaklah mudah. Sehingga jangan sampai salah memilih pekerjaan yang berefek pada kestabilan biaya hidup.

Di Jakarta Selatan sendiri, terdapat 11 Kecamatan dan 65 Kelurahan, meliputi:

  • Kecamatan Cilandak (Cilandak Barat, Cipete Selatan, Gandaria Selatan, Lebak Bulus, Pondok Labu)
  • Jagakarsa (Ciganjur, Cipedak, Jagakarsa, Lenteng Agung, Srengseng Sawah, Tanjung Barat)
  • Kebayoran Baru (Cipete Utara, Gandaria Utara, Gunung, Kramat Pela, Melawai, Petogogan, Pulo, Rawa Barat, Selong, Senayan)
  • Kebayoran Lama (Cipulir, Grogol Selatan, Grogol Utara, Kebayoran Lama Selatan, Kebayoran Lama Utara, Pondok Pinang)
  • Mampang Prapatan (Kuningan Barat, Mampang Prapatan, Pela Mampang, Bangka, Tegal Parang)
  • Pancoran (Cikoko, Kalibata, Pancoran, Pengadegan, Duren Tiga, Rajawati)
  • Pasar Minggu (Cilandak Timur, Kebagusan, Pasar Minggu, Pejaten Barat, Pejaten Timur, Jati Padang, Ragunan)
  • Pesanggrahan (Bintaro, Pesanggrahan, Petukangan Selatan, Petukangan Utara, Ulujami)
  • Setiabudi (Guntur, Karet Kuningan, Karet Semanggi, Karet, Kuningan Timur, Menteng Atas, Pasar Manggis, Setiabudi), dan
  • Tebet (Bukit Duri, Kebon Baru, Manggarai Selatan, Manggarai, Menteng Dalam, Tebet Barat, Tebet Timur Manggarai, Menteng Dalam, Tebet Barat).

Baca juga: UMR Surabaya

UMR Jakarta Dari Tahun Ke Tahun

Seperti yang sudah dibahas di atas, UMR/UMP Jakarta selalu mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Untuk lebih jelasnya, Anda bisa mencerna data di bawah ini.

  • Tahun 2015 besar upah minimum Rp 2.700.000
  • Tahun 2016 besar upah minimum Rp 3.100.000
  • Tahun 2017 besar upah minimum Rp 3.355.750
  • Tahun 2018 besar upah minimum Rp 3.648.035
  • Tahun 2019 besar upah minimum Rp 3.940.937
  • Tahun 2020 besar upah minimum Rp 4.276.349
  • Tahun 2021 besar upah minimum Rp 4.416.816

Itu dia ringkasan gaji UMR Jakarta yang bisa Anda manfaatkan sebagai wawasan dan acuan sebagai karyawan. Baca artikel seputar gaji lainnya di Sudut Gaji.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *